Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dampaknya terhadap Karakter Siswa SMP IT YASPIDA Sukabumi

Main Article Content

Rizqi Rahayu

Abstract

Projek penguatan profil pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. SMP IT YASPIDA menjadi salah satu sekolah penggerak yang harus melaksanakan kurikulum merdeka dan melaksanakan Projek penguatan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP IT YASPIDA Sukabumi ada 6 aktivitas yaitu: aktifitas 1  penjelasan proyek  dan diskusi kritis, aktivitas 2  pembicara tamu:  bahaya sampah  dan pengelolaan  sampah, aktivitas 3  diskusi kritis, aktivitas 4  persiapan  pembuatan produk, aktivitas 5  pembuatan poster  atau produk  pengolahan sampah, dan aktivitas 6  pameran dan  refleksi akhir. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dampaknya terhadap karakter siswa di SMP IT YASPIDA Sukabumi fokus pada dua karakter yaitu: pertama beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia sudah mulai berkembang sesuai harapan; dan kedua bernalar kritis ini pun sudah mulai berkembang sesuai harapan. 

Article Details

Section
Articles

References

Agus Wibowo. 2012. Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia. 2022. Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia.

Departemen Agama. 2005. Wawasan Tugas Guru dan Tenaga Kependidikan. t.tp., Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam.

Hasbullah. 2010. Otonomi Pendidikan. Jakarta: PT Rajawali Pers.

Jamal Ma’mur Asmani. 2011. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakterdi Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.

Lickona, Thomas. 2012. Mendidik Untuk Membentuk Karakter: BagaimanaSekolah dapat Memberikan Pendidikan Sikap Hormat dan Bertanggung Jawab. (Penerjemah: Juma Abdu Wamaungo. Jakarta: Bumi Aksara.

Maksudin. 2013. Pendidikan Karakter Non-Dikotomik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Masnur Muslich. 2011. Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multi dimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Muchlas Samani & Hariyanto. 2011. Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Republik Indonesia. 2006. Undang-undang Republik Indonesia No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen & Undang-undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 tentang sisdiknas. Bandung: Permana.

Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI. 2009. Manajemen Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Kholidah. 2022. Evaluasi Program Kegiatan P5 Kearifan Lokal Fase D di Sekolah Menengah Pertama. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan. Vol 4, No 6.

Zuhro. 2023. Penerapan KSE dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Sekolah Penggerak di Kota Surakarta. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 7, No 4.