Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mewujudkan Merdeka Belajar Di SMP Asy-Syafi’iyyah
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan pembelajaran mandiri yang menghasilkan lulusan yang didasarkan dengan kebutuhan juga tuntutan IDUKA. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Asy-Syafi’iyyah yang meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum serta guru yang produktif. Hasil dari penelitian ini yakni untuk mewujudkan pembelajaran mandiri di sekolah maka kepala sekolah harus memiliki peran sebagai a) pemimpin, dimana kepala sekolah cukup memahami tentang konsep pembelajaran mandiri, hal ini dapat dilihat dari perilaku kepala sekolah yang memberikan respon dalam program kegiatan di sekolah yang berorientasi menuju kompetensi keahlian guru serta didukung dengan upaya dalam membangun komunikasi dan keterbukaan antara kepala sekolah dan guru sehingga tercipta rasa saling percaya, b) manajer, dimana kepala sekolah dapat memanfaatkan dan mengembangkan sumber daya di sekolah salah satunya pembinaan guru, sebagai unsur yang penting dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Upaya ini dilakukan dengan program magang guru. Disamping itu, kepala sekolah juga mendorong guru agar dapat lebih kreatif dan inovatif untuk menciptakan prestasi dari karya yang dihasilkan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Akello, S and Ahmed, A.O. (2015). Education as a Practice of Freedom: Reflections on bell hooks. Journal of Education and Practice,.
Arifin, Z. (2012). Pengembangan Pola Kemitraan Smk – Dunia Industri Dalam Meningkatkan Mutu SMK. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Teknik Mesin. FT UNY. ISSN: 2086- 8987.
Baro’ah, S. (2020). Kebijakan merdeka belajar sebagai strategi peningkatan mutu penddikan. Jurnal Tawadhu, 4 (1), 1063-1073.
Evans, Rupert N, dan Edwin, Lewis
H. (1978). “Foundation of Vocational Education”. Columbus. Ohio: Charles E. Merril Publishing Company.
Hendri, B. (2020). Merdeka Belajar; Antara Retorika dan Aplikasi. E- Tech, vol 8.
Jannah, L. K. (2020). Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 : Perspektif Manajemen Pendidikan. ISLAMIKA
Jhonas, D & Bronika. (2021). Distance Learning Training with Google Classrom at SMAN 1 Sibabangun Regency Central Tapanuli. REKA ELKOMIKA: Jurnal
Pengabdian kepada Masyaraka
Kartono, K. 2010. Pemimpin dan Kepemimpinan: Apakah Kepemimpinan Abnormal Itu?. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Mulyasa. (2011). Manajemen Berbasis Sekolah, Konsep, strategi dan Implementasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Kholifatul H. A, Dkk.(2021).
Kepemimpinan Kepala
Sekolah dalam Mewujudkan Merdeka Belajar pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Muslihah, E. (2016). Pengelolaan, Kohesivitas Dan Keberhasilan Team Work. TARBAWI,2 (2), 58-68.
Mustaghfiroh. (2020). Konsep “Merdeka Belajar”
Perspektif Aliran Progresivisme John Dewey. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, vol 3 (1), pp.141-147.
Nasrulloh, et al. (2017). Pengaruh Pengambilan Keputusan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di SMK Negeri 1 Makassar. : Jurnal Pemikiran Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran
Rosyadi, Y., Pardjono. (2015). Peran kepala sekolah sebagai manajer dalam
Meningkatkan mutu pendidikan di SMP 1 Cilawu Garut,
Tilaar. 2001. Manajemen Pendidikan Nasional. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Yamin, M. Syahrir. (2020). Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6 (1),126-13.